Family · Parenting · review

Story Time Bersama @dunantkits

Halo buibuk,

Jadi inget, dulu pernah ikutan bareng event #TUMLuncheon tentang writing clinic, salah satu pembicaranya adalah Adhitya Mulya, penulis buku dan script writer film-film keren kayak Sabtu Bersama Bapak, Jomblo, dan yang sebentar lagi mau tayang : Belok Kanan Barcelona.

Waktu itu temanya “The Art Of Story Telling“. Kang Adhit sharing tentang gimana cara bercerita yang baik, termasuk bercerita untuk anak. Bapak keren yang punya dua anak ini menyarankan kalau orang tua harus sering membuatkan anaknya cerita. Nggak usah panjang-panjang, cukup 5-7 kalimat aja. Pendek banget? iya, karena attention span anak-anak itu gak lama, kalo kepanjangan nanti baru sampai tengah cerita anaknya udah kaburr~~ haha. Media bercerita yang bisa dipakai pun banyak, bisa dengan lagu, gambar-gambar menarik dan berwarna, wayang/boneka, atau lisan. Tinggal dipilih sesuai dengan minat anak dan kemampuan masing-masing.

Di event itu juga, aku ketemu sama Mba Laura, ibunya @littledunant, sesama peserta workshop. Seneng deh lihat postingan-postingan di akun Instagram @littledunant tentang serunya mereka bermain sambil belajar bersama. Bahkan, Mba Laura juga dengan baik hati menyediakan printables untuk aktivitas bersama anak dirumah yang bisa diunduh di littledunant.com. Yuk, mampir kesana juga buibuk!

Singkat cerita, beberapa waktu lalu Mba Laura ini launching @dunantkits. Fun educational sources, begitu kata bio di akun Instagramnya. Produknya media/mainan edukasi anak yang seru nan menggemaskan. Salah satunya set kartu Story Time ini. Pas lihat ini, langsung tertarik dan pesan langsung, cuss~~

Tampak depan

Beberapa hari kemudian paket kartu Story Time ini datang dengan sangat rapi, dibungkus bubble wrap pula. Satu kotaknya berisi 36 kartu full color dengan gambar yang gemes-gemes bangeeeeetttt! Nah, karena isinya cuma kartu bergambar dan tanpa tulisan apapun, jadi kita dan anak diajak berimajinasi untuk membuat cerita sendiri dari kartu-kartu yang kita pilih. Atau, kalau mau lebih seru, ambil kartunya secara acak. Hihi. Ceritanya bisa jadi lebih unik dan imajinatif.

Tampak belakang

Kalau anaknya sudah lebih besar dan bisa bercerita sendiri, si anak lah yang buat cerita dari kartu-kartu ini, berhubung Caka masih seneng diceritain, akhirnya ibunya ini yang dapet PR buat bikinin Caka cerita. Hosh! Semangat ibuukk! Ini beberapa contoh kartu-kartunya yang aku ambil dan dirangkai jadi satu cerita:

Cerita Singa yang bermimpi jalan-jalan ke bulan :

Sudah malam, singa mengantuk dan tertidur pulas *grook..grook..* lalu bermimpi..

Singa bermimpi ada di dalam pesawat luar angkasa berwarna merah yang sedang menuju ke bulan

Ditengah jalan, Singa bertemu anak perempuan yang naik sapu terbang, lalu singa menyapa anak perempuan itu “Haaii, ayo kita ke bulan bersama naik pesawat aku”

Kemudian mereka naik pesawat bersama ke bulan, sebelum turun mereka pakai baju astronot dulu agar bisa bernafas dan berjalan di bulan. “Hap! akhirnya sampai juga di bulan”, kata Singa sambil membawa bendera berwarna apa? Ya, Merah!

Cerita Tupai Hero yang membantu truk pengangkut bahan bangunan milik raja yang rusak ditengah jalan *iyain aja ya*

Suatu hari, ada truk berwarna kuning yang membawa bahan bangunan untuk Raja.

Ditengah jalan, eh truknya rusak, nggak bisa jalan, wah gimana ini ya?

Untungnya ada Tupai Hero yang membantu memperbaiki truk itu, truk sudah benar kembali, Yes!

Akhirnya truk bisa melanjutkan membawa bahan bangunan ke istana

Raja senang sekali dan berterima kasih kepada Tupai Hero yang sudah membantu. Terima kasih Tupai Hero!

Atau, bercerita tentang si Singa yang ketiduran dan lupa mematikan kompor.

Hari sudah malam, singa mengantuk dan ketiduran *grook..grook..* Hmm.. tapi kyknya ada yang lupa deh..

Wah!! Ternyata singa lupa lagi masak air untuk bikin kopi. Karena lupa mematikan kompor, akhirnya dapur singa kebakaran, ada api dimana-mana. Alarm berbunyi nyaring, *kriiing… kriiing…* Waduh, gimana nih??

Untung ada pak pemadam kebakaran berbaju merah yang cepat datang, api pun dapat dipadamkan. “Lain kali hati-hati ya, sebelum tidur pastikan kompor sudah mati dan tidak ada api yang menyala”, kata pak pemadam kebakaran yang baik hati.

Terakhir, ini cerita tentang Caka sekarang yang lagi flu, jadi nggak boleh berenang dulu.

Suatu hari, Caka lagi flu, huhuhu. Nggak enak banget ya rasanya, hidung mampet, bersin-bersin, hatchi hatchi!

Caka pengen banget berenang, tapi kata Bunda, “Nanti dulu ya berenangnya, tunggu sembuh”. Ih, Caka sebel deh rasanya

Melihat Caka yang bosan di rumah, Bunda ada ide bagus. Bunda siapkan kertas dan crayon, hayoo mau ngapain yaa?

Wah, ternyata Bunda mau ajak Caka menggambar. Caka senang sekali dan nggak bosan lagi.

Hehe.. Hehe.. Hehe..

Namanya juga usaha ya buibuk, sejauh ini sih Caka masih anteng dengerin cerita sampai ceritanya habis. Kalau buibuk mau pesen juga kartunya bisa langsung hubungi kontak di bio Instagram @dunantkits yaa..

Selamat bercerita!

Advertisements
Family

No ART, No Worries

Halo buibuk!

Cucian piring sudah beres? Nyapu ngepel sudah? Masak makan siang sudah belum? hehehe.

Screen Shot 2018-07-21 at 1.46.58 PM

Postingannya mba @alodita diatas bener-bener nyemangatin aku yang sejak Maret 2018 jadi ibu-ibu yang nggak punya pengasuh atau ART dirumah. Ibu-ibu yang harus bisa harus ngurus rumah, ngurus suami, ngurus anak, dan ngurus dirinya sendiri agar tetap sehat mental dan jiwa. Ibu-ibu yang harus ikhlas lahir batin mendahulukan keluarga daripada keinginannya untuk berkarya yang membuncah.

((MEMBUNCAH))

Semenjak Caka lahir, ibuku mengutus si Bibik buat bantu aku ngurus Caka dan rumah, semua indah pada masanya, sebelum negara api menyerang 6 bulan kemudian.. Si Bibik izin pulang kampung dan nggak kembali lagi. Untungnya nggak lama berselang ada si Mbak yang bantu aku, bertahan 8 bulan dan kembali berujung pulang kampung karena mau nikah (lagi).

Ah lelah ya ganti-ganti ART, cari-cari lagi, mana seperti yang ibu-ibu tau dan pahami, cari pengasuh/ART jaman sekarang nggak gampang, kayaknya untung-untungan banget ya, kalo lagi apes sih bisa dapet ART kayak di akun IG @blacklistnanny, duh!. Sempet beberapa kali mau hire ART lagi tapi entah batal terus. Pernah juga coba masukin Caka ke Daycare tapi kok tak sampai hati melewatkan masa-masa gemas Caka dengan nitipin Caka ke Daycare. Sampai pada titiknya ku lelah dan biarkan hidup mengalir apa adanya…

Tanpa pengasuh, dan tanpa ART.

Rasanya berat di awal, tanya deh ke Pak Andin yang senantiasa dibanjiri chat dari istrinya yang merasa kelelahan. Namun, setelah beberapa bulan dijalani dengan ikhlas dan (mencoba) tetap waras, semua terasa lebih indah. Untungnya, kerjaan aku cukup fleksibel, jadi tetap bisa praktek satu-dua shift aja di weekend, Caka biar main sama kakek dan neneknya. Seenggaknya ilmu yang udah aku dapat dengan drama dan air mata bisa bermanfaat dan sedikit mengisi rekening, hehe.

Plus minus tanpa pengasuh/ART menurut aku:

(+) Lebih dekat dengan anak.

Bayangkan, 24 jam sama anak, kurang deket apa? Siang-siang bobok siang bareng, main bareng, jalan-jalan bareng, semuaaaanya bareng anak. Kita pun jadi paham mau si anak, kebutuhan si anak, apapun. Love banget kan?

(+) Lebih punya privasi dirumah

Berhubung tinggal di apartemen 36m2, ada orang asing dirumah kyknya bikin ruang privasi yang udah sempit jadi makin sempit ya. Beda kalo cuma bertiga aja sama suami dan anak, mau ngapain aja di rumah juga boleh, iya kan?

(+) Bisa beres-beres rumah sesuka hati

Gak ada yang ngomel kalo siang-siang belom nyuci piring, belom ngepel, belom beberes. Eh, kalo ada ART biasanya kan kita yang ngomel ya kalo rumah belom beres, hehe

(+) Bisa nabung lebih banyak

Dengan nggak adanya ART, budget buat makan dan ngegaji si mbak bisa ditabung buat jalan-jalan atau manjain si ibuk ini. hehehe. Eh, nggak ding, ditabung buat beli rumah di Jakarta aja yang harganya makin nggak karuan. Aamiin!

(-) Capek

Hehehe, gak usah ditanya yaaa… kebayang dong ngurus anak umur 2 tahun, ngurus suami, masak dan bikin #bekalpakandin, cuci piring, dan beres-beres rumah yang nggak ada udahnya. Untungnya banget nih, suami supportive dan masih mau bantuin beberes tipis atau cuci piring. Love banget deh!

(-) Me time lebih sedikit

Me time ibuk tanpa ART cuma pas anak tidur, hahaha. Mau hairmask di salon juga mikir, anak ditaruh mana ya. Untungnya makin kesini makin bisa diajak jalan-jalan si Caka, kadang siang-siang suka ke mall atau makan diluar. Eh, kalo jalan-jalan sama Caka dihitung Me time juga nggak ya? atau me-and-my-son time?

Terus gimana buk, mau sampe kapan nggak pake ART?

Hehehe, belum kepikiran sih, mungkin bila nanti saatnya tlah tiba aja. Mungkin pas nanti ternyata #keluargapakandin harus pindah ke rumah yang lebih besar (aamiin!) atau pas Caka udah punya adik. Yaa pada akhirnya kita kan cuma bisa berencana dan Tuhan maha besar dengan segala kejutannya. #tsah

Anyway, jadi ibu itu memang luar biasa dengan caranya masing-masing, mau dengan atau tanpa ART. Semangat!!

review

Mandi Bersama Cetaphil Baby Gentle Wash & Shampoo

Haii buibuk yang berbahagia, sudah mandiin anak hari ini?

Pasti sudah dong ya, mandiin anak mah ritual wajib tiap pagi (dan sore kalau inget :p).

Ngomongin soal mandi-memandikan anak, pilih-pilih sabun mandi nggak boleh ketinggalan. Salah pilih sabun mandi, kulit anak bisa bermasalah. Jadinya anak jadi nggak nyaman dan rewel. Ujung-ujungnya ibunya juga yang pusing deh.

Eh buibuk, tapi udah tau Cetaphil Baby Gentle Wash & Shampoo belum? Kalo denger nama brand Cetaphil mah kayaknya nggak diragukan lagi ya. Selama ini, Cetaphil memang lebih terkenal untuk produk-produk dewasanya kayak Cetaphil Gentle Skin Cleanser atau Moisturizer lotion-nya. Ternyata, sekarang juga ada produk yang khusus untuk bayi dan (katanya) sih bagus juga. Berhubung di Hometesterclub lagi dibuka uji coba di rumah untuk produk ini, langsung saja ku apply, siapa tau beruntung buat coba langsung ya kan? #wink

Screen Shot 2018-02-17 at 5.22.32 PM

Beberapa waktu kemudian, akhirnya dapet telepon dari mamas-mamas kurir yang mau antar barang dari Hometesterclub. Wah! Ternyata kepilih buat coba langsung Cetaphil Baby Gentle Wash & Shampoo. Alhamdulillah, budget beli sabun sampo Caka bulan ini bisa dialokasikan buat beli lipstick bunda ya… #eh

Okeh, mari kita review produk ini!

Cetaphil Baby Gentle Wash & Shampoo ini adalah produk pembersih badan dan rambut yang diformulasikan aman untuk bayi. Mengandung Glycerin dan Panthenol yang bisa bikin kulit bayi lembab dan tetap lembab. Sabun ini juga pH-nya seimbang buat kulit bayi jadi nggak menimbulkan alergi. Cakep!

IMG_6669

Tekstur dari Cetaphil Baby Gentle Wash & Shampoo ini cair, tapi nggak terlalu kental. Waktu dicampur air, busanya nggak begitu banyak karena memang di kemasannya tercantum “soap free” dan di ingredientsnya pun nggak mengandung SLS. Meskipun nggak berbusa banyak, tapi jangan khawatir bu, tetap bisa bersihin kulit bayi dengan maksimal dan paripurna!

Eh wangi nggak nih sabunnya?

Wangi dooong! Wanginya enak deh, lembut, dan nyenengin. Habis mandi pun masih nempel di kulit wanginya, jadi makin seneng deh cium-cium Caka yang habis mandi :3

IMG_6670

Kemasan Cetaphil Baby Gentle Wash & Shampo ini bentuknya tube gepeng. Di lubangnya ada valve buat mencegah tumpah saat tutupnya dibuka, tapi karena ada valve ini, buat ngeluarin sabunnya harus agak dipencet si tube nya inidan harus dipencet dulu baru keluar sabunnya. Agak susah sih kalau dipencet satu tangan, beberapa kali coba malah keluarnya kebanyakan karena pencetnya terlalu keras. #hiks

Sejujurnya kalau buat sabun mandi anak, aku lebih suka yang kemasan pump sih jadi lebih gampang buat ngeluarin sabunnya. Semoga deh yaaa produsennya baca blog aku terus ngeluarin kemasan pump-nya :p

IMG_6672

Setelah beberapa kali pakai, kerasa sih kulit Caka jadi lebih lembut dan nggak muncul merah-merah tanda nggak cocok. Sebelumnya Caka pakai sabun La*ta*yd, nggak merah-merah sih tapi agak kering dan nggak wangi hehehe. Caka juga pernah coba produk sekelasnya, kayak Se*a*ed dan M*s*ela, tapi malah muncul merah-merah.

Cetaphil Baby Wash & Shampoo ini dijual di drugstore kayak Guardian dan Watsons, terserdia juga di E-Commerce. Harganya sekitar Rp 98.000 – Rp 120.000 untuk kemasan 230 ml.

Jadi, Kalau ditanya repurchase apa nggak, jawabanku sih YES.

IMG_6655

Oia, makasi Hometesterclub yang sudah kasih kesempatan coba produk ini. Semoga lain kali bisa cobain produk lainnya lagi. #love

review

All You Can Meat di Kintan Buffet

Halo!

Eh iya, selamat hari ibu yaa buat ibu-ibu hebat Indonesia! #grouphug

Menyadari istrinya adalah ibu menyusui yang perlu asupan protein dan hormon endorfin lebih, di hari ibu kemarin, suami ngajakin makan di Kintan Buffet. Waaah, kebetulan emang pengen cobain restoran all you can (m)eat yang selalu ngantri ini nih. Kami pilih di Puri Indah Mall karena dekat dari rumah dan katanya nggak begitu rame kayak di mall tengah kota lainnya. Datang jam 11.00 ternyata udah banyak seat yang keisi, untungnya masih ada seat kosong, jadi nggak perlu antri 😀

Kintan Buffet ini masih adik-kakak dengan Shaburi dibawah Boga Group. Bedanya, kalo Kintan ini adalah BBQ atau bakar-bakaran (daging ya, bukan rumah orang :p), sedangkan Shaburi adalah shabu-shabu atau rebusan.

img_5629.jpg

Seperti resto Jepang lainnya, saat kita datang, waiter mengucapkan Irrashaimase sebagai penyambutan kepada tamu. Kami pun diarahkan ke meja yang sudah ada tempat grill di tengah meja, lengkap dengan peralatan tempurnya (capitan, sumpit, piring, dll :p).

Untuk yang baru pertama kali ke Kintan dan bingung cara mainnya, jangan khawatir sis! Waiter di Kintan helpful banget kok, mereka dengan senang hati menjelaskan cara  menikmati sajian di Kintan Buffet. Continue reading “All You Can Meat di Kintan Buffet”

review

The Secret to Soft, Elastic, and Glowing Skin

Halo!

Kebetulan Sabtu kemarin, aku berkesempatan untuk hadir di event Beauty Journal dan Hada Labo. Event yang bertemakan “The Secret to Soft, Elastic, and Glowing Skin” dihadiri oleh blogger-blogger cantik dan juga beauty influencer @Paolatambunann. Di event ini bakalan diungkap rahasia untuk punya kulit yang lembut, elastis, dan glowing idaman wanita-wanita masa kini. Kira-kira apa ya rahasianya?

img_5418

Sebelumnya, kenalan dulu yuk sama penyelenggara event ini. Beauty Journal adalah situs kecantikan dan gaya hidup andalan wanita masa kini. Banyaaaaaak banget info-info yang berguna dan up to date, mulai dari review skin care dan kosmetik, tips-tips karir, kesehatan, relationship, hingga glossary yang dapat menjadi ensiklopedia ladies jaman now. Kalau mau lebih lengkapnya, bisa kunjungi website Beauty Journal ya..

Continue reading “The Secret to Soft, Elastic, and Glowing Skin”