AndinAlfika · MyLife

Akhirnya Lamaran : Rundown

Hai, apakabar?

Alhamdulillah, pada hari Minggu, 29 Maret 2015 kemarin, Mas Andin dan keluarga besarnya datang melamar aku. Pasti beberapa yang tau jalan cerita menuju titik ini bakalan bilang “AKHIRNYA YAAAHH” Hahaha, ya akhirnya yaa dilamar juga.. :3

Budaya di Indonesia, lamaran bukan cuma adegan mas-mas berlutut sambil menyodorkan cincin emas ke mbaknya. Lamaran di sini adalah ketika calon pengantin laki-laki datang ke rumah calon pengantin wanita bersama orang tua dan sanak saudara untuk meminta izin menikahi calon pengantin wanitanya. Prosesi ini juga diartikan sebagai ‘gong’ dari dimulainya persiapan-persiapan menuju prosesi pernikahan mulai dari akad hingga resepsi pernikahan. Ihiy~

Sebagai pemuda pemudi yang belum pernah lamaran sebelumnya (yaiyalah sist..), Aku dan Mas Andin sempat kebingungan sendiri akan seperti apa acaranya kelak. Pernah sih beberapa kali ikut acara lamaran, tapi karena ngerasa lamaran sendiri masih entar-entar ya jadi nggak perhatiin sampai ke detail. Hahaha. Untungnya, aku memiliki Ayah yang hobi ngelamarin anak orang lain, ketika aku tanya tentang acaranya akan seperti apa, Ayah dengan santainya jawab “Nanti ayah jelaskan ke kamu dan Andin..” dan beberapa hari kemudian, muncullah email dengan subject ‘RUNDOWN PINANGAN’ dari Ayah ke emailku, yang juga dikirim ke email Mas Andin dan orang tua Mas Andin.

…merinding buka emailnya…beneran..

Lamaranku dan Mas Andin ini diadakan dalam adat Jawa, nggak Jawa banget sih, semi modern lah. Ya pokoknya semoga bisa memberikan gambaran untuk pasangan yang akan menuju tahap ini tapi belum tau gimana acaranya. Here we go..

1) Kedatangan Mas Andin Beserta Keluarga
Sekitar pukul 09.45 WIB, rombongan keluarga Mas Andin tiba di rumahku dan disambut oleh kedua orang tuaku. Ibuku menyambut dengan segelas air putih sebagai tanda dari diterimanya rombongan Mas Andin dengan hati yang suci dan keramah tamahan (ciyeh..). Mas Andin harus menghabiskan segelas air putih tersebut dan setelah habis barulah rombongan dipersilahkan masuk ke dalam rumah. Oia, aku sendiri masih didalam kamar dan memang sengaja tidak dihadirkan ketika penyambutan untuk adegan ‘drama lamaran’ nantinya.

2) Acara Sambutan (Tahap Silaturahmi)
Pukul 10.00, MC membuka acara lamaran ini, aku masih di dalam kamar, menunggu saat yang tepat untuk (di)keluar(kan). Setelah MC membuka acara, dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan keluarga Mas Andin. Dalam sambutan ini, juga diperkenalkan keluarga besar dari Mas Andin. Kemudian perwakilan dari keluargaku, Ayah, menanggapi sambutan dari keluarga Mas Andin dan memperkenalkan keluarga besarku.

3) Inti acara : Lamaran
Deg! Masuk ke inti acara, aku di kamar sudah merinding disko. Tahap ini dimulai dengan disampaikannya maksud kedatangan dari rombongan keluarga Mas Andin, yaitu ingin melamar Mbak Fika (uhuk!). Kemudian Ayah dan Ibuku minta izin untuk menanyakan dulu ke aku yang ada di kamar. Acara ditahap ini memang DRAMA BANGET, aku diinstruksikan untuk pura-pura nggak tau ada yang datang melamar (yakali udah dandan, pake kebaya, masih gak tau mau ada apa -.-). Karena males inget2 teks dramanya, jadi gak aku tulis disini ya. Hohoho. Pokoknya setelah diputer-puter bilang nggak kenal yang ngelamar lah, pikir-pikir dulu lah, nanya pendapat ayah ibu dulu lah, akhirnya aku bilang IYA. huft~ akhirnyaaa…

4) Tukar Cincin
Setelah aku terima lamarannya, aku keluar dari kamar dan menampakkan diri didepan seluruh hadirin yang ada dan disambut dengan tepuk tangan yang meriah. Terus duduk, lirik-lirik ke Mas Andin yang lagi tegang, terus malu sendiri, ya ampun itu toh calon suami aku :”>
Selanjutnya sebagai simbol terjadinya suatu kesepakatan, dilakukanlah tukar cincin yang dibawa oleh keluarga Mas Andin. Cincinku disematkan oleh Mamanya Mas Andin, dan cincin Mas Andin disematkan oleh Ibuku.

5) Doa
——-seperti pada umumnya——

6) Ramah Tamah
Seluruh tamu yang hadir dipersilahkan menikmati hidangan yang disediakan. Yum! Tapi kemarin sih malah pada sibuk foto-foto jadinya. Gapapa, biar semua senang πŸ™‚

Tuh kan foto-foto bikin senang :3

Done, akhirnya lamaran selesai. Ya kurang lebih begitu prosesi lamaran ala-ala Jawa (agak) modern. Nanti akan dilanjut lagi dengan postingan seputar lamaran dan persiapan-persiapan nikah lainnya. Foto-foto lainnya akan diupload nanti ya, masih dikirim dari Bekasi soalnya, kebayang kan nyampenya kapan :))

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s